yes
no
5/Information/slider
no

Pengertian Leech Protect pada Cpanel

Tidak ada komentar
Leech Protect adalah fitur Keamanan yang ditawarkan dalam cPanel. Misalkan pengguna secara publik memposting nama pengguna atau kata sandi di area terlarang situs web anda dan jika itu menyebabkan ancaman terhadap keamanan situs web anda , anda dapat membatasi pengguna tersebut melakukan hal yang sama . Ini juga mencegah pengguna yang mencoba mengakses akun orang lain menggunakan nama pengguna yang benar dan mencoba masuk menggunakan banyak kata sandi dengan menebak . Ini mencegah pengguna masuk berkali-kali dalam rentang waktu yang singkat.

Cara setup Leech Protect untuk nama domain :

1)Terlebih dahulu masuk ke cPanel anda. anda akan melihat opsi "Leech Protect" di bagian "Security".

2) Ketika anda mengklik "Leech Protect", anda dapat memilih domain / sub-domain yang telah ditambahkan sebelumnya di cPanel Anda.

3) Ketika Anda mengklik tombol "OK", Anda dapat memilih folder yang ingin anda lindungi.

 4) Setelah Anda mengklik pada direktori tertentu, Anda akan mendapatkan jendela baru di mana Anda dapat mengatur izin yang diperlukan.

Untuk mengaktifkan kembali akun mereka, Anda hanya perlu mengatur ulang kata sandi mereka. Setelah mengisi semua detail yang diperlukan, Anda dapat mengamankan nama domain tertentu.

Fungsi dan cara kerja FTP

Tidak ada komentar



Fungsi FTP

FTP memiliki banyak fungsi antara lain :
  1. Pengguna dapat melakukan pertukaran data atau informasi antar komputer dengan cara yang mudah , walaupun data atau informasi tersebut memiliki ukuran yang besar.
  2. Bagi pemilik website dengan adanya FTP mereka dapat kelebihan , yaitu mereka dapat melakukan backup data website mereka dengan cara yang mudah.
  3. Dengan adanya FTP pengguna tidak perlu melakukan cara-cara yang sulit untuk mentransfer data atau informasi  
  4. FTP juga dapat melindungi pengguna dari sistem file storage antar host yang akan saling  bertukar data atau informasi
  5. Dan apabila saat melakukan pertukaran data koneksi atau jaringan terputus , anda tidak perlu takut karena data-data anda tidak akan hilang


 

Cara Kerja FTP


Cara Kerja FTP


FTP bekerja dengan metode autentikasi sandar yaitu , pengguna memerlukan username dan password untuk dapat berfungsi untuk membuat , menyalin , memindahkan bahkan dapat menghapus berkas yang ada didalamnya Cara kerja FTP sebagai berikut , biasanya FTP-client wajib meminta koneksi kepada FTP-server , jika sudah terkoneksi dengan FTP-server maka FTP-client sudah dapat melakmesukan fungsinya seperti download dan upload data . Selain itu FTP dapat berfungsi dalam 2 mode yaitu dalam mode aktif dan mode pasif . Berikut adalah penjelasannya :

  • Pada mode aktif , client dapat mendeteksi koneksi data yang akan datang dari server pada port M . Seterusnya client akan mengirimkan FTP command portal M untuk menginformasikan kepada server . Server kemudian mengirimkan data kepada client yang berasal dari port 20/ port FTP server.

  • Kemudian dalam mode pasif  client berada di balik firewall atau dinding dan tidak dapat menerima secara benar koneksi dari TCP yang datang . Dalam mode pasif , client dapat menggunakan kontrol koneksi agar dapat menggunakan pengiriman perintah PASV kepada server , barulah dapat menerima dengan benar alamat IP server , alamat server , dan nomor port server.


 

Apa itu FTP ?

Tidak ada komentar


 Apa Itu FTP ?

File transfer protocol (FTP) adalah suatu protocol yang berfungsi sebagai layanan untuk tukar-menukar file atau informasi antara FTP-server dan FTP-client yang menggunakan koneksi TCP (port nomor 21) . Kenapa port 21? karena port 21 digunakan khusus untuk mengirimkan command (perintah) , oleh karena itu port 21 sering disebut port perintah atau command port
  
Kelebihan FTP
  1. Pengguna dapat melakukan indirect ataupun implicit remote computer
  2. Lebih mudah dan efisien
  3. Dapat transfer data melalui dua arah sekaligus 
  4. Ftp memiliki sistem keamanan enkripsi , sehingga file anda lebih aman
  5.  

Kekurangan FTP

  1. Tidak bisa mengubah kepemilikan dari suatu file
  2. Jika tidak menggunakan sistem keamanan enkripsi , maka kurang aman jika digunakan untuk transfile file
  3. Jika pengguna tidak begitu paham tentang FTP , maka data/file yg ada dapat terhapus dalam sekali tindakan 
  4. Jika anda ingin mempunyai FTP server sendiri , anda harus mempunyai komputer server sendiri dan walaupun menyewa server biaya yang dibutuhkan lumayan mahal 

 

Pengertian Backups Pada Cpanel

4 komentar
Pengertian Backups Pada Cpanel

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang dengan Data anda di Server Hosting anda. Mungkin bisa terjadi secara tiba-tiba Harddisk Server Hosting anda mengalami kerusakan, atau bisa juga anda mengalami kehilangan data akibat kesalahan manusia atau biasa disebut Human Error. Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut, Backup File menjadi sangat penting yang terkadang sering dilupakan karena melalui File Backup ini anda dapat mengembalikan data anda seperti sedia kala.

Backup memperbolehkan anda untuk mendownload seluruh isi website dalam bentuk ZIP ataupun mendownload sebagian bagian tertentu dari akun hosting anda. Untuk melakukan Backup silahkan anda klik Backups

Ada 2 macam backup yang disediakan oleh cPanel yaitu :

1. Full Backup

pengertian backups pada cpanel1 - ilmuwebhosting.com
Gambar 3.2a : Full Backup

Full backup adalah arsip atau file yang memuat semua konfigurasi dari akun hosting anda seperti konfigurasi email, domain, subdomain, file website, statistik, logs dan lain-lainnya.  Silahkan anda memilih backup yang ingin anda download. Jika anda ingin melakukan Backup Harian maka pilihlah Daily, atau ingin melakukan Backup Mingguan maka pilihlah Weekly atau jika ingin melakukan Backup Bulanan pilihlah Monthly.
Untuk merestorenya Full Backup ini tidak bisa dilakukan di cpanel, anda bisa meminta bantuan support di hosting anda karena dapat di restore melalui WHM.

2. Partial Backups
Sebaliknya Partial Backup hanya melakukan Backup pada bagian tertentu yang anda inginkan. Misalkan anda ingin melakukan backup Database nya saja, atau Akun-akun email anda saja ataupun konfigurasi filter email anda saja seperti terlihat di Gambar 3.2. Anda dapat Klik Tombol /Link untuk mendownload Backup bagian tertentu.

pengertian backups pada cpanel2 - ilmuwebhosting.com
Gambar 3.2b : Partial Backups

Partial Backup memungkinkan anda dapat melakukan Restore Backup yang telah anda buat sesuai dengan bagiannya. Tetapi beberda dengan Full Backup yang harus menggunakan WHM untuk merestore Backup anda.

Pengenalan Fitur Management Files Pada cPanel

1 komentar
Pengenalan Fitur Management Files Pada cPanel

Ketika anda telah memiliki Hosting maka anda juga perlu melakukan Pengaturan Akun Hosting anda seperti melakukan Backup File, Upload dan Download file menggunakan FTP ataupun melalui File Manager di cPAnel serta mengetahui status kondisi kapasitas akun anda. Semua itu tersedia di cPanel Group Files seperti yang terlihat di Gamber 3.1
 
pengenalan fitur management files pada cPanel - ilmuwebhosting.com
Gambar 3.1 : Mengelola File Akun Hosting Anda

a. Backups
b. Backup Wizard
c. File Manager
d. Legacy File Manager
e. Disk Space Usage
f. Web Disk
g. FTP Accounts
h. FTP Session Control

Pengertian MX Entry

Tidak ada komentar
Pengertian MX Entry

MX record merupakan salah satu record yang terdapat pada sebuah DNS berfungsi untuk menentukan mailserver yang bertanggung jawab atas persetujuan penerimaan email dari domain si penerima.

Settingnya dilakukan oleh domain host anda. Untuk memastikan mail selalu berhasil terkirim, maka anda sebaiknya membuat record pada beberapa server. Jadi jika suatu saat server sedang down, mail dapat dikirim melalui server lain. Anda dapat menentukan server mana yang memiliki prioritas yang utama dengan memasukkan value contohnya: 10, 20, 30 , 40 dst. Value yang paling kecil memiliki prioritas yang paling tinggi. Contoh Seperti mail server Google yang dapat di check di http://mxtoolbox.com

MX Record dari google - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.13a : MX Record dari Google

Untuk melakukan konfigurasi MX, anda dapat klik MX Entry

Selanjutnya pilih Domain yang akan anda Konfigurasi MX nya seperti yang terlihat pada Gambar 2.13b

halaman MX Entry - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.13b : Halaman MX Entry

Contoh kita akan melakukan konfigurasi MX faberhost.com yang semula ada di Server Hosting faberhost.com akan kita arahkan ke Google Mail Apps

halaman konfigurasi MX Entry - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.13c : Halaman Konfigurasi MX Entry

• Silahkan Hapus MX Records dengan :
o Priority : 0
o Destination : faberhost.com
o Action : Klik Delete

• Setelah MX FaberHost terhapus, silahkan masukkan MX Record yang baru di Add a New Record dengan masukkan MX Record Google karena kita akan mengarahkan ke Google Mail Apps
o Priority : 1        Destination : ASPMX.L.GOOGLE.COM
o Priority : 5        Destination : ALT1. ASPMX.L.GOOGLE.COM
o Priority : 5        Destination : ALT2. ASPMX.L.GOOGLE.COM
o Priority : 10        Destination : ALT3. ASPMX.L.GOOGLE.COM
o Priority : 10        Destination : ALT4. ASPMX.L.GOOGLE.COM

Sehingga hasil nya dapat dilihat seperti pada Gambar 2.13d

halaman konfigurasi MX Entry dengan Google Mail Apps - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.13d : Halaman Konfigurasi MX Entry dengan Google Mail Apps

Pada bagian email routing, kita bisa menentukan bagaimana jalur email yang digunakan pada server. Terdapat 4 pilihan, yaitu:
1. Automatically Detect Configuration artinya memungkinkan sistem untuk memilih jenis yang paling tepat untuk Routing Email berdasarkan pada MX Record
2. Local Mail Exchanger artinya konfigurasi server untuk selalu menerima email .
3. Backup Mail Exchanger artinya konfigurasi server untuk menerima email dan menyimpan email tersebut  sampai dengan prioritas server email yang lebih tinggi tersedia.
4. Remote Mail Exchanger artinya konfigurasi server untuk tidak menerima email di dalam server tetapi email server lain dengan MX Record terendah akan menerima email.

Pengertian Email Authentication

Tidak ada komentar
Pengertian Email Authentication

Untuk mencegah SPAM, anda dapat menggunakan Email Authentication yang dilengkapi  dengan informasi yang mendetil sehingga server secara otomatis akan mendeteksi sifat email yang masuk dan email yang keluar. Email Authentication dilengkapi fitur :

a. DKIM (DomainKeys Identified Mail)
DKIM memungkinkan server untuk melakukan verifikasi email dan mencegah SPAM yang masuk. Fitur ini memastikan bahwa email yang masuk tidak dimodifikasi dan benar benar asli dari pengirimnya.

DKIM adalah salah satu teknologi identifikasi yang sedang marak digunakan oleh mail-mail server seperti Yahoo dan Google. Mungkin anda pernah mengalami bahwa email yang dikirim dari seseorang selalu masuk ke folder SPAM / Bulk Mail di Yahoo atau Google. Oleh karena itu DKIM merupakan salah satu metode untuk memberitahukan ke seluruh dunia bahwa email yang dikirim si X itu adalah valid dan benar berasal dari X dan bukan dari yang lain.

b. SPF (Sender Policy Framework)
SPF memungkinkan anda untuk mengotorisasi server dan alamat IP untuk untuk mengirim email dari domain anda. Fitur ini untuk mencegah email SPAM yang keluar.

SPF adalah data teks (TXT) yang menggunakan Framework ID Pengirim. Framework ID Pengirim adalah protokol otentikasi email yang membantu mencegah spoofing dan phishing dengan memverifikasi nama domain yang mengirim pesan email. ID Pengirim memvalidasi asal pesan email dengan memverifikasi alamat IP pengirim sesuai pihak yang dianggap sebagai pemilik domain pengirim.

Spoofing merupakan  Teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer , informasi, atau suatu jejaring sosial, dimana penyerang   berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya atau host pemilik sebenarnya ,  biasanya hal ini  dilakukan oleh seorang hacker/ cracker.

Phising adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit seseorang secara tidak sah. Informasi ini kemudian akan dimanfaatkan oleh pihak penipu untuk mengakses rekening, melakukan penipuan kartu kredit atau memandu nasabah untuk melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah.

Untuk mengaktifkan fitur tersebut melalui cPanel, bisa melakukan langkah berikut ini :
1. Silahkan klik Email Authentication

2. Klik tombol Enable untuk DKIM dan SPF sehingga Status DKIM dan Status SPF semuanya Enable. Ketika status menjadi Enable artinya server akan melakukan validasi, verikasi dan otorisasi email masuk dan email keluar.

halaman email authentication - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.12a : Halaman Email Authentication

Untku SPF jika sudah Enabled maka Data SPF nya adalah v=spf1 +a +mx +ip4:202.78.200.40 ~all
• v=spf1 artinya bahwa versi SPF adalah versi 1
• +a  artinya jika domain atau subdomain dari pengirim teridentifikasi oleh IP Server, maka email tersebut dianggap terotorisasi.
• +mx artinya jika MX dari domain pengirim teridentifikasi oleh IP Server, maka email tersebut dianggap terotorisasi.
• +ip4:xx.xx.xx.xx  artinya alamat IP yang memberikan otorisasi dalam mengirimkan email.
• ~all artinya semua email dari pengirim lain maka email akan diterima tetapi ditandai SPAM.

Arti tanda di SPF
• + artinya diperbolehkan. Tanda (+) ini dapat juga dihilangkan. Misalnya +mx adalah sama dengan mx
• - artinya gagal keras
Jika pesan email dari domain yang berasal dari alamat IP yang berada di luar jangkauan IP yang ditetapkan di data SPF untuk domain, pesan akan ditolak. Gagal keras dapat digunakan untuk penyaringan spam.
• ~ artinya gagal halus
Jika pesan email dari domain yang berasal dari alamat IP yang berada di luar jangkauan IP yang ditetapkan di data SPF untuk domain, pesan akan diterima tetapi ditandai
• ? artinya untuk hasil netral yang dapat diinterpretasikan sebagai tidak ada kebijakan yang ada.

Untuk informasi SPF dapat dilihat di http://www.openspf.org/SPF_Record_Syntax

Contoh lain :
• "v=spf1 mx -all"
Memperbolehkan MX untuk mengirim email, hal lain dilarang keras.

• "v=spf1 -all"
Tidak dapat mengirimkan email sama sekali

• "v=spf1 +all"
Server dapat mengirimkan email tanpa otorisasi SPF

3. Jika anda ingin melakukan modifikasi SPF anda dapat modifikasi dibagian Advanced Settings

advanced settings SPF - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.12b : Advanced Settings SPF

• Additional Hosts that send mail for your domains (A)
Daftar Host yang secara otomatis disetujui sistem untuk mengirimkan email dari domain anda.
• Additional MX servers for your domains (MX)
Berisi daftar MX yang dapat mengirimkan email dari domain anda.
• Additional Ip blocks for your domains (IP4)
Daftar Alamat IP yang anda perbolehkan untuk mengirimkan email dari domain anda. Jika anda ingin menambah alamat IP, silahkan masukkan format CIDR. Contoh : 192.168.0.1/32
• Include List (INCLUDE)
Fitur ini mengijinkan anda untuk menambahkan host tertentu untuk dimasukkan kedalam pengaturan SPF anda. Ini sangat bermanfaat ketika sedang mengirim email dengan layanan lainnya.
• All Entry (ALL)
Jika anda memilih opsi ini, sistem akan melakukan pengecualian atas domain yang didaftarkan diatas.
• Overwrite Existing Entries
Jika anda memilih opsi ini, sistem akan menimpa data SPF yang telah ada.
no
IlmuWebHosting.com adalah tempat berbagi ilmu tentang teknologi Web Hosting dan tempat berbagi informasi Perkembangan tekonologi Web Hosting. Jadikan IlmuWebHosting.com pilihan tepat dalam berbagi ilmu Web Hostng. [IlmuWebHosting.com] (https://lh4.googleusercontent.com/-CW5Chrq_PNg/VSlIzfS5FhI/AAAAAAAAABk/DEpohQjTCyk/s500-no/ilmuwebhosting-logo.png)