yes
no
5/Information/slider
no

Pengertian Backups Pada Cpanel

4 komentar
Pengertian Backups Pada Cpanel

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang dengan Data anda di Server Hosting anda. Mungkin bisa terjadi secara tiba-tiba Harddisk Server Hosting anda mengalami kerusakan, atau bisa juga anda mengalami kehilangan data akibat kesalahan manusia atau biasa disebut Human Error. Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut, Backup File menjadi sangat penting yang terkadang sering dilupakan karena melalui File Backup ini anda dapat mengembalikan data anda seperti sedia kala.

Backup memperbolehkan anda untuk mendownload seluruh isi website dalam bentuk ZIP ataupun mendownload sebagian bagian tertentu dari akun hosting anda. Untuk melakukan Backup silahkan anda klik Backups

Ada 2 macam backup yang disediakan oleh cPanel yaitu :

1. Full Backup

pengertian backups pada cpanel1 - ilmuwebhosting.com
Gambar 3.2a : Full Backup

Full backup adalah arsip atau file yang memuat semua konfigurasi dari akun hosting anda seperti konfigurasi email, domain, subdomain, file website, statistik, logs dan lain-lainnya.  Silahkan anda memilih backup yang ingin anda download. Jika anda ingin melakukan Backup Harian maka pilihlah Daily, atau ingin melakukan Backup Mingguan maka pilihlah Weekly atau jika ingin melakukan Backup Bulanan pilihlah Monthly.
Untuk merestorenya Full Backup ini tidak bisa dilakukan di cpanel, anda bisa meminta bantuan support di hosting anda karena dapat di restore melalui WHM.

2. Partial Backups
Sebaliknya Partial Backup hanya melakukan Backup pada bagian tertentu yang anda inginkan. Misalkan anda ingin melakukan backup Database nya saja, atau Akun-akun email anda saja ataupun konfigurasi filter email anda saja seperti terlihat di Gambar 3.2. Anda dapat Klik Tombol /Link untuk mendownload Backup bagian tertentu.

pengertian backups pada cpanel2 - ilmuwebhosting.com
Gambar 3.2b : Partial Backups

Partial Backup memungkinkan anda dapat melakukan Restore Backup yang telah anda buat sesuai dengan bagiannya. Tetapi beberda dengan Full Backup yang harus menggunakan WHM untuk merestore Backup anda.

Pengenalan Fitur Management Files Pada cPanel

1 komentar
Pengenalan Fitur Management Files Pada cPanel

Ketika anda telah memiliki Hosting maka anda juga perlu melakukan Pengaturan Akun Hosting anda seperti melakukan Backup File, Upload dan Download file menggunakan FTP ataupun melalui File Manager di cPAnel serta mengetahui status kondisi kapasitas akun anda. Semua itu tersedia di cPanel Group Files seperti yang terlihat di Gamber 3.1
 
pengenalan fitur management files pada cPanel - ilmuwebhosting.com
Gambar 3.1 : Mengelola File Akun Hosting Anda

a. Backups
b. Backup Wizard
c. File Manager
d. Legacy File Manager
e. Disk Space Usage
f. Web Disk
g. FTP Accounts
h. FTP Session Control

Pengertian MX Entry

Tidak ada komentar
Pengertian MX Entry

MX record merupakan salah satu record yang terdapat pada sebuah DNS berfungsi untuk menentukan mailserver yang bertanggung jawab atas persetujuan penerimaan email dari domain si penerima.

Settingnya dilakukan oleh domain host anda. Untuk memastikan mail selalu berhasil terkirim, maka anda sebaiknya membuat record pada beberapa server. Jadi jika suatu saat server sedang down, mail dapat dikirim melalui server lain. Anda dapat menentukan server mana yang memiliki prioritas yang utama dengan memasukkan value contohnya: 10, 20, 30 , 40 dst. Value yang paling kecil memiliki prioritas yang paling tinggi. Contoh Seperti mail server Google yang dapat di check di http://mxtoolbox.com

MX Record dari google - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.13a : MX Record dari Google

Untuk melakukan konfigurasi MX, anda dapat klik MX Entry

Selanjutnya pilih Domain yang akan anda Konfigurasi MX nya seperti yang terlihat pada Gambar 2.13b

halaman MX Entry - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.13b : Halaman MX Entry

Contoh kita akan melakukan konfigurasi MX faberhost.com yang semula ada di Server Hosting faberhost.com akan kita arahkan ke Google Mail Apps

halaman konfigurasi MX Entry - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.13c : Halaman Konfigurasi MX Entry

• Silahkan Hapus MX Records dengan :
o Priority : 0
o Destination : faberhost.com
o Action : Klik Delete

• Setelah MX FaberHost terhapus, silahkan masukkan MX Record yang baru di Add a New Record dengan masukkan MX Record Google karena kita akan mengarahkan ke Google Mail Apps
o Priority : 1        Destination : ASPMX.L.GOOGLE.COM
o Priority : 5        Destination : ALT1. ASPMX.L.GOOGLE.COM
o Priority : 5        Destination : ALT2. ASPMX.L.GOOGLE.COM
o Priority : 10        Destination : ALT3. ASPMX.L.GOOGLE.COM
o Priority : 10        Destination : ALT4. ASPMX.L.GOOGLE.COM

Sehingga hasil nya dapat dilihat seperti pada Gambar 2.13d

halaman konfigurasi MX Entry dengan Google Mail Apps - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.13d : Halaman Konfigurasi MX Entry dengan Google Mail Apps

Pada bagian email routing, kita bisa menentukan bagaimana jalur email yang digunakan pada server. Terdapat 4 pilihan, yaitu:
1. Automatically Detect Configuration artinya memungkinkan sistem untuk memilih jenis yang paling tepat untuk Routing Email berdasarkan pada MX Record
2. Local Mail Exchanger artinya konfigurasi server untuk selalu menerima email .
3. Backup Mail Exchanger artinya konfigurasi server untuk menerima email dan menyimpan email tersebut  sampai dengan prioritas server email yang lebih tinggi tersedia.
4. Remote Mail Exchanger artinya konfigurasi server untuk tidak menerima email di dalam server tetapi email server lain dengan MX Record terendah akan menerima email.

Pengertian Email Authentication

Tidak ada komentar
Pengertian Email Authentication

Untuk mencegah SPAM, anda dapat menggunakan Email Authentication yang dilengkapi  dengan informasi yang mendetil sehingga server secara otomatis akan mendeteksi sifat email yang masuk dan email yang keluar. Email Authentication dilengkapi fitur :

a. DKIM (DomainKeys Identified Mail)
DKIM memungkinkan server untuk melakukan verifikasi email dan mencegah SPAM yang masuk. Fitur ini memastikan bahwa email yang masuk tidak dimodifikasi dan benar benar asli dari pengirimnya.

DKIM adalah salah satu teknologi identifikasi yang sedang marak digunakan oleh mail-mail server seperti Yahoo dan Google. Mungkin anda pernah mengalami bahwa email yang dikirim dari seseorang selalu masuk ke folder SPAM / Bulk Mail di Yahoo atau Google. Oleh karena itu DKIM merupakan salah satu metode untuk memberitahukan ke seluruh dunia bahwa email yang dikirim si X itu adalah valid dan benar berasal dari X dan bukan dari yang lain.

b. SPF (Sender Policy Framework)
SPF memungkinkan anda untuk mengotorisasi server dan alamat IP untuk untuk mengirim email dari domain anda. Fitur ini untuk mencegah email SPAM yang keluar.

SPF adalah data teks (TXT) yang menggunakan Framework ID Pengirim. Framework ID Pengirim adalah protokol otentikasi email yang membantu mencegah spoofing dan phishing dengan memverifikasi nama domain yang mengirim pesan email. ID Pengirim memvalidasi asal pesan email dengan memverifikasi alamat IP pengirim sesuai pihak yang dianggap sebagai pemilik domain pengirim.

Spoofing merupakan  Teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer , informasi, atau suatu jejaring sosial, dimana penyerang   berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya atau host pemilik sebenarnya ,  biasanya hal ini  dilakukan oleh seorang hacker/ cracker.

Phising adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit seseorang secara tidak sah. Informasi ini kemudian akan dimanfaatkan oleh pihak penipu untuk mengakses rekening, melakukan penipuan kartu kredit atau memandu nasabah untuk melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah.

Untuk mengaktifkan fitur tersebut melalui cPanel, bisa melakukan langkah berikut ini :
1. Silahkan klik Email Authentication

2. Klik tombol Enable untuk DKIM dan SPF sehingga Status DKIM dan Status SPF semuanya Enable. Ketika status menjadi Enable artinya server akan melakukan validasi, verikasi dan otorisasi email masuk dan email keluar.

halaman email authentication - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.12a : Halaman Email Authentication

Untku SPF jika sudah Enabled maka Data SPF nya adalah v=spf1 +a +mx +ip4:202.78.200.40 ~all
• v=spf1 artinya bahwa versi SPF adalah versi 1
• +a  artinya jika domain atau subdomain dari pengirim teridentifikasi oleh IP Server, maka email tersebut dianggap terotorisasi.
• +mx artinya jika MX dari domain pengirim teridentifikasi oleh IP Server, maka email tersebut dianggap terotorisasi.
• +ip4:xx.xx.xx.xx  artinya alamat IP yang memberikan otorisasi dalam mengirimkan email.
• ~all artinya semua email dari pengirim lain maka email akan diterima tetapi ditandai SPAM.

Arti tanda di SPF
• + artinya diperbolehkan. Tanda (+) ini dapat juga dihilangkan. Misalnya +mx adalah sama dengan mx
• - artinya gagal keras
Jika pesan email dari domain yang berasal dari alamat IP yang berada di luar jangkauan IP yang ditetapkan di data SPF untuk domain, pesan akan ditolak. Gagal keras dapat digunakan untuk penyaringan spam.
• ~ artinya gagal halus
Jika pesan email dari domain yang berasal dari alamat IP yang berada di luar jangkauan IP yang ditetapkan di data SPF untuk domain, pesan akan diterima tetapi ditandai
• ? artinya untuk hasil netral yang dapat diinterpretasikan sebagai tidak ada kebijakan yang ada.

Untuk informasi SPF dapat dilihat di http://www.openspf.org/SPF_Record_Syntax

Contoh lain :
• "v=spf1 mx -all"
Memperbolehkan MX untuk mengirim email, hal lain dilarang keras.

• "v=spf1 -all"
Tidak dapat mengirimkan email sama sekali

• "v=spf1 +all"
Server dapat mengirimkan email tanpa otorisasi SPF

3. Jika anda ingin melakukan modifikasi SPF anda dapat modifikasi dibagian Advanced Settings

advanced settings SPF - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.12b : Advanced Settings SPF

• Additional Hosts that send mail for your domains (A)
Daftar Host yang secara otomatis disetujui sistem untuk mengirimkan email dari domain anda.
• Additional MX servers for your domains (MX)
Berisi daftar MX yang dapat mengirimkan email dari domain anda.
• Additional Ip blocks for your domains (IP4)
Daftar Alamat IP yang anda perbolehkan untuk mengirimkan email dari domain anda. Jika anda ingin menambah alamat IP, silahkan masukkan format CIDR. Contoh : 192.168.0.1/32
• Include List (INCLUDE)
Fitur ini mengijinkan anda untuk menambahkan host tertentu untuk dimasukkan kedalam pengaturan SPF anda. Ini sangat bermanfaat ketika sedang mengirim email dengan layanan lainnya.
• All Entry (ALL)
Jika anda memilih opsi ini, sistem akan melakukan pengecualian atas domain yang didaftarkan diatas.
• Overwrite Existing Entries
Jika anda memilih opsi ini, sistem akan menimpa data SPF yang telah ada.

Pengertian Import Addresses and Forwarders

Tidak ada komentar
Pengertian Import Addresses and Forwarders

Fitur ini memungkinkan anda untuk menggunakan dua jenis file untuk secara bersamaan membuat beberapa alamat email atau email forwarders sekaligus di akun hosting anda. Anda dapat mengupload file XLS ataupun file CSV. Silahkan klik Import Addresses and Forwarders

halaman hasil import addresses and fowarders - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.11a : Halaman Hasil Import Addresses and Fowarders

Untuk Panduan anda dapat klik CSV dan anda dapat mendownload contoh file tersebut.

halaman panduan import email dan contoh file yang dapat di download - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.11b : Halaman Panduan Import Email dan Contoh File yang dapat di download

Anda dapat mendownload file contoh berupa XLS maupun CSV file, setelah itu anda tinggal mengisi data-data alamat email atau data email forwarders yang anda ingin buat.

Selanjutnya ikuti langkah-langkah import yang tertera di Gambar 2.11a yaitu :
a. Silahkan pilih tipe import yang akan dilakukan. Contoh jika ingin mengimport data email maka pilihlah Email Account begitu sebaliknya jika ingin mengimport data forwarders email maka pilihlah Forwarders
b. Selanjutnya silahkan anda pilih file yang sudah anda input datanya. Apabila anda memilih tipe Forwarders maka anda juga memilih tipe file dengan Forwarders juga.
c. Setelah anda selesai maka silahkan klik Next untuk mengupload data tersebut.

Pengertian Email Trace Pada Cpanel

Tidak ada komentar
Pengertian Email Trace Pada Cpanel

Salah satu fitur dari cPanel adalah anda dapat mengecheck status pengiriman email anda atau akun email yang lain yang ada didalam hosting akun tersebut. Anda akan mengetahui apakah email yang dikirimkan tersebut telah terkirim atau tidak ke email tujuan.

Untuk mengaturnya anda dapat klik Email Trace Setelah itu maka akan muncul Gambar 2.10a

halaman email trace pada cpanel - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.10a : Halaman Email Trace

Silahkan anda masukkan salah satu akun email yang ada di hosting akun anda yang akan dilakukan pengecheckan status pengirman email tersebut. Kemudian klik Run Report.

halaman hasil pencarian dari pengirman email - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.10b : Halaman Hasil Pencarian dari Pengirman Email

Dari Laporan diatas dapat disimpulkan :
• Pengiriman telah sukses dengan ada nya tombol centang hijau di kolom Event dan Message Accepted yang artinya email terkirim dan diterima penerima di kolom Result.
• Email yang dikirim SENDER memiliki SPAM SCORE -2.5 artinya bahwa email SENDER tersebut tidak tergolong sebagai SPAM
• Sender adalah email si Pengirim
• Recipient adalah email si Penerima
• Sent Time adalah waktu pengiriman email.
• Action adalah informasi detil dari proses pengirman tersebut

halaman hasil pencarian dari pengirman email - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.10c : Halaman Hasil Pencarian dari Pengirman Email

Pengertian User Level Filtering

Tidak ada komentar
Pengertian User Level Filtering

Fitur ini berfungsi untuk membuat filter alamat email tertentu dengan filter khusus untuk alamat email tertentu.

Apa perbedaan dan persamaan antara User Level Filtering dengan Account Level Filtering ?

Persamaan : Fungsi ini sama-sama melakukan filter terhadap email yang masuk dan melakukan action atas email tersebut jika memasuki kriteria rule yang telah dibuat.

Perbedaan : Untuk Account Level Filtering melakukan filter untuk semua email yang masuk di seluruh akun email atau dengan kata lain General Filter yang diterapkan untuk semua alamat email yang ada di hosting tersebut. Sedangkan User Level Filtering melakukan filter atas alamat email tertentu saja dan tidak berlaku General yang diterapkan di semua alamat email yang ada di Hosting tersebut.

Untuk mengaturnya anda dapat klik User Level Filtering  Setelah itu maka akan muncul Gambar 2.9

halaman user level filtering - ilmuwebhosting.com
Gambar 2.9 : Halaman User Level Filtering

Silahkan pilih Email Account yang akan anda berikan filter khusus dengan mengklik Manage Filters. Setelah di Klik Manage Filter maka akan muncul seperti Gambar 2.8a dan selanjut nya proses pembuatan filter sama seperti Account Level Filtering.
no
IlmuWebHosting.com adalah tempat berbagi ilmu tentang teknologi Web Hosting dan tempat berbagi informasi Perkembangan tekonologi Web Hosting. Jadikan IlmuWebHosting.com pilihan tepat dalam berbagi ilmu Web Hostng. [IlmuWebHosting.com] (https://lh4.googleusercontent.com/-CW5Chrq_PNg/VSlIzfS5FhI/AAAAAAAAABk/DEpohQjTCyk/s500-no/ilmuwebhosting-logo.png)